Ustadz, ana pelanggan majalah As-Sunnah, Al-Mawaddah dan Qiblati (juga Elfata dan Kinan untuk anak ana ) serta pendengar radio Rodja. Ana sudah mengikuti serial mengenai awal waktu Adzan Shubuh di majalah Qiblati, dari yang ana baca dimajalah tersebut dan sangat urgent ana sampaikan bahwa :
1. Mayoritas masjid-masjid di seluruh dunia melakukan adzan waktu masuk sholat Shubuh lebih cepat 20 – 30 menit dari terbitnya waktu fajar Shodiq ( Mesjidil Haram telah mengundurkan Adzan Shubuh 5 menit dan Iqomat Shubuh 20 menit kemudian sehingga Sholat Shubuh yang didirikan sudah sesuai dengan terbitnya waktu Fajar Shodiq ).
2. Setidaknya ada 5 waktu konversi waktu Adzan Shubuh : Pedoman Waktu Sholat Sepanjang Masa, Federasi Islam Amerika Utara, Rabitah Alam Islami, Universitas Ummul Quro dan Dinas Geologi Mesir, masing-masing berbeda hingga 30 menit.
3. Berdasarkan Fakta dan Pengamatan yang dilakukan Tim/Kru Qiblati di sejumlah tempat bahwa waktu waktu Adzan Shubuh konversi Federasi Islam Amerika Utara yang mendekati fakta, sedangkan jadwal Sholat yang lainnya lebih cepat 20 – 30 menit.
4. Ana juga mengikuti dikumandangkannya adzan Shubuh di Radio Rodja dan kemungkinan Radio Rodja mengikuti jadwal dari Pedoman Waktu Sholat Sepanjang Masa seperti umumnya media elektronik lainnya di seluruh Indonesia, sehingga apa yang telah dilakukan oleh radio Rodja dan media lainnya adalah suatu kekeliruan yang wajib segera diperbaiki.
5. Wallohu ‘alam.
Demikian maksud ana semoga bermanfaat, dan mohon tanggapan Ustadz karena hal ini menyangkut halal haram atau sah tidak sahnya Sholat atau shoum Romadhon. Atas perhatian ustadz ana ucapkan jazakumulloh khoiron katsiron, dan mohon maaf bila tidak sesuai dengan topik bahasan.
assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
ana nasehatkan untuk diri ana dan akh prihat untuk bertaqwa kepada Allah Ta’ala…
dalam menyikapi suatu masalah kita harus bisa menimbang…perkara tersebut sudah difahami atau belum.
dari beberapa komentar ataupun pertanyaan dr saudara prihat ini…menandakan kita harus belajar lebih..jangan2 kesimpulan atau pemahaman kita ternyata keliru..
dalam menyampaikan pertanyaan juga kita harus belajar dengan menggunakan bahasa dan adab yang baik..Allahu A’lam.
Leave a reply
BANK BCA KCP CIPTOMANGUNKUSUMO CIREBON
No.Rek. 3740548068
Atas Nama : Iis Sugiri
Atau
BANK SYARIAH MANDIRI CAB.CIREBON
No.Rek. 0237049721
Atas Nama : Iis Sugiri
2 Responses for "masih berani meninggalkan shalat???"
Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh,
Ustadz, ana pelanggan majalah As-Sunnah, Al-Mawaddah dan Qiblati (juga Elfata dan Kinan untuk anak ana ) serta pendengar radio Rodja. Ana sudah mengikuti serial mengenai awal waktu Adzan Shubuh di majalah Qiblati, dari yang ana baca dimajalah tersebut dan sangat urgent ana sampaikan bahwa :
1. Mayoritas masjid-masjid di seluruh dunia melakukan adzan waktu masuk sholat Shubuh lebih cepat 20 – 30 menit dari terbitnya waktu fajar Shodiq ( Mesjidil Haram telah mengundurkan Adzan Shubuh 5 menit dan Iqomat Shubuh 20 menit kemudian sehingga Sholat Shubuh yang didirikan sudah sesuai dengan terbitnya waktu Fajar Shodiq ).
2. Setidaknya ada 5 waktu konversi waktu Adzan Shubuh : Pedoman Waktu Sholat Sepanjang Masa, Federasi Islam Amerika Utara, Rabitah Alam Islami, Universitas Ummul Quro dan Dinas Geologi Mesir, masing-masing berbeda hingga 30 menit.
3. Berdasarkan Fakta dan Pengamatan yang dilakukan Tim/Kru Qiblati di sejumlah tempat bahwa waktu waktu Adzan Shubuh konversi Federasi Islam Amerika Utara yang mendekati fakta, sedangkan jadwal Sholat yang lainnya lebih cepat 20 – 30 menit.
4. Ana juga mengikuti dikumandangkannya adzan Shubuh di Radio Rodja dan kemungkinan Radio Rodja mengikuti jadwal dari Pedoman Waktu Sholat Sepanjang Masa seperti umumnya media elektronik lainnya di seluruh Indonesia, sehingga apa yang telah dilakukan oleh radio Rodja dan media lainnya adalah suatu kekeliruan yang wajib segera diperbaiki.
5. Wallohu ‘alam.
Demikian maksud ana semoga bermanfaat, dan mohon tanggapan Ustadz karena hal ini menyangkut halal haram atau sah tidak sahnya Sholat atau shoum Romadhon. Atas perhatian ustadz ana ucapkan jazakumulloh khoiron katsiron, dan mohon maaf bila tidak sesuai dengan topik bahasan.
Wassalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh
PRIHAT RAMDHANI
assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
ana nasehatkan untuk diri ana dan akh prihat untuk bertaqwa kepada Allah Ta’ala…
dalam menyikapi suatu masalah kita harus bisa menimbang…perkara tersebut sudah difahami atau belum.
dari beberapa komentar ataupun pertanyaan dr saudara prihat ini…menandakan kita harus belajar lebih..jangan2 kesimpulan atau pemahaman kita ternyata keliru..
dalam menyampaikan pertanyaan juga kita harus belajar dengan menggunakan bahasa dan adab yang baik..Allahu A’lam.
Leave a reply