7 Jul
BERITA DUKA
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ، اَللَّهُمَّ أُجُرْنِا فِيْ مُصِيْبَتِنا وَأَخْلِفْ لنا خَيْرًا مِنْهَا.
TELAH DITUTUP atas permintaan Aparat Terkait Radio Assunnah Cirebon untuk tidak On Air / Off Air Mulai Hari Rabu, 7 Juli 2010. Disebabkan Proses perizinan yang belum lengkap dan proses izin sedang berjalan. Dan kami ta’at untuk menutup sementara Radio Assunnah untuk tidak on Air dan akan tetap online di streaming mulai hari kamis, 8 Juli 2010.
Ikhwatul Iman, Pendengar, Streaming listener, dan Donatur. Radio Assunnah telah mengudara sekian waktu dan mendapat simpati dari 5000 pendengar On Air untuk Cirebon, sebagian wilayah Indramayu, Kuningan, Majalengka dan sekitarnya, ratusan ribu pendengar streaming, banyak orang yang Alloh beri Hidayah dari Kesyirikan, Bid’ah dan Maksiat.Ya…Mereka Bertaubat. Bahkan beberapa orang pemuka Agama pun ruju’ kepada manhaj Salaf.
Tega kah kita membiarkan Radio Assunnah yang kita Cintai ini tidak mengudara???
Butuh waktu 2 - 4 tahun lagi untuk perizinan itu lengkap dan diputuskan untuk boleh mengudara. Oleh karena itu, bantulah kami dengan do’a dan harta kalian…..Kami berencana ingin ada upaya Instan dan legal serta tidak melanggar hukum pemerintah dan syar’i untuk dapat kembali mengudara agar tegakknya dakwah Ahlussunnah di bumi para ‘wali’ , dan untuk itu Ikhwah Fillah, kami butuh perhatian dan dukungan Antum dengan do’a dan dana ( besar nya dana dan proposal silahkan hubungi YM radio assunnah : assunnah_fm@yahoo.com ).
Perizinan yang diurus pemerintah saat ini sudah sangat transparan dan tidak memerlukan dana , tapi memerlukan tahapan waktu lama karena frekuensi masing-masing daerah sudah penuh dan juga banyaknya radio baru yang mengajukan izin serta seabrek masalah lain yang harus kita maklumi.
Perizinan radio assunnah tetap ditempuh - tanpa bisa mengudara dulu -. Namun, dana di atas yang kami kumpulkan adalah untuk upaya instan dengan membeli perusahaan radio lain yang bangkrut dan sudah lengkap perizinannya, tentunya ada saham perusahaan yang harus diganti dengan perhitungan bisnis perusahaan radio tersebut. Dan peluang alternatif itu ada di Cirebon ini.
Sebarkan Informasi ini kepada ikhwan kita, dan kami akan siapkan proposal.
Wassalaamu Alaikum
Akhukum,
Pelayan Radio Assunnah : Abu Ali
24 Jun
السـلام عليكم و رحمة الله وبركا ته
Insya Alloh kami akan menyelenggarakan
GEBYAR BAZAR DAN DAKWAH KAMPOENG MOESLIM 2010
> agenda kegiatan:
1.Ahad/20Juni2010/Tabligh Akbar Ilmiah
2.Senin/21Juni2010/Seminar Pendidikan dan Kesehatan Anak
3.Selasa/22Juni2010/Lomba Baca Kitab Kuning
4.Rabu/23Juni2010/Khitanan Massal
5.Kamis/24Juni2010/Pengobatan Gratis & Santunan Anak Yatim
6.Jum’at/25Juni2010/Lomba Baca Kitab Kuning (lanjutan)
7.Sabtu/26Juni2010/Donor Darah & Jumpa Pendengar RadioAssunnah
8.Ahad/27Juni2010/Tabligh Akbar Ilmiah-Bedah Buku
9.Bazar Berlangsung setiap hari
>Waktu : 20-27 Juni 2010
>Jam : 08.00 s/d 18.00 WIB
>Tempat : Komplek Pondok Pesantren Assunnah Cirebon
Jl. Kalitanjung No.52 B ,Kec.Kesambi,Kel.Karya Mulya, Kota Cirebon, Jawa Barat
Informasi : Panitia Kampoeng Moeslim 2010 Bidang Dakwah Yayasan Assunnah Cirebon
11 Jun
Standard Podcast: Play Now | Play in Popup | Download
Standard Podcast: Play Now | Play in Popup | Download
Standard Podcast: Play Now | Play in Popup | Download11 Jun
Muqoddimah: Play Now | Play in Popup | Download
Standard Podcast: Play Now | Play in Popup | Download
Standard Podcast: Play Now | Play in Popup | Download5 Jun
Tema : Hakikat Cinta Rosul
Pembicara : Ustadz Yusuf Utsman Baisa, Lc Hafidzohullah
Tanggal : Ahad, 02 Mei 2010
“..Pada suatu hari Umar bin Khattab berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau lebih aku cintai dari segala sesuatu kecuali dari diriku sendiri.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun menjawab, “Tidak, demi Allah, hingga aku lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri.” Maka berkatalah Umar, “Demi Allah, sekarang engkau lebih aku cintai daripada diriku sendiri!” (HR. Al-Bukhari dalam Shahih-nya, lihat Fath al-Bari [XI/523] no: 6632)
Banyak sekali hadits-hadits yang senada dengan hadits di atas, yang menekankan wajibnya mencintai Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, karena hal itu merupakan salah satu inti agama, hingga keimanan seseorang tidak dianggap sempurna hingga dia merealisasikan cinta tersebut. Bahkan seorang muslim tidak mencukupkan diri dengan hanya memiliki rasa cinta kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam saja, akan tetapi dia dituntut untuk mengedepankan kecintaannya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam -tentunya setelah kecintaan kepada Allah- atas kecintaan dia kepada dirinya sendiri, orang tua, anak dan seluruh manusia.
Setelah kita sedikit menyinggung tentang hukum mencintai Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, ada perkara yang amat penting untuk kita ketahui berkenaan dengan masalah ini, yaitu: bagaimanakah sebenarnya hakikat cinta kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?, bagaimanakah seorang muslim mengungkapkan rasa cintanya kepada al-Habib al-Mushthafa shallallahu ‘alaihi wasallam? Apa saja yang harus direalisasikan oleh seorang muslim agar dia dikatakan telah mencintai Nabi n? Masalah ini perlu kita angkat, karena di zaman ini banyak orang yang menisbatkan diri mereka ke agama Islam mengaku bahwa mereka telah mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan telah mengagungkannya. Akan tetapi apakah setiap orang yang mengaku telah merealisasikan sesuatu, dapat diterima pengakuannya? Ataukah kita harus melihat dan menuntut darinya bukti-bukti bagi pengakuannya?” Temukan ulasan lebih lanjut pada kajian MP3 di bawah ini…
3 Jun
30 May
Tema : Ruhama Bainahum (Kasih Sayang)
Pembicara : Ustadz Afifi Abdul Wadud Hafidzohullah
Tanggal : Ahad, 23 Mei 2010
Tempat : Masjid Assunnah Cirebon
EO : MSI At-Tasfiyah Pondok Pesantren Assunnah Cirebon
“Persatuan umat Islam adalah dambaan setiap Muslim. semua yang menjadi penyebab perpecahan umat haruslah dihindari. sumber perpecahan adalah hawa nafsu dan godaan setan serta pengaruh dunia. karenanya kita harus kembali kepada Ajaran Al-Qur’an dan Rosul-Nya, serta pemahaman para Sahabat Nabi. Allah Subhanahu wa’ta’ala berfirman : “Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersamanya bersikap keras kepada orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang kepada sesama mereka.” (Al-Fath: 29)
Umat Islam harus berkasih sayang dan tidak bermusuhan apalagi berbecah belah. hal itu kita teladani dari kehidupan yang harmonis dan penuh kasih sayang antara Ahlul Bait Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam dengan para Sahabatnya. sampai-sampai diantara mereka saling menikahkan sebagaimana Ali Rodiallahu ‘anh menikahkan putrinya Ummu Kultsum dengan Umar Rodiallahu ‘anh. dan anak-anak Ali dinamakan Abu Bakar, Umar, Utsman dan sebagainya.
Kajian dalam MP3 ini mengupas akan kasih sayang diantara para Sahabat nabi dengan Ahlul Bait dan menjelaskan secara gamblang akan makar dan tuduhan dusta Syiah yang menyesatkan bahkan sampai mengkafirkan para sahabat.. Na’udzubillah…..
23 May
السـلام عليكم و رحمة الله وبركا ته
Tema :
Pemateri :
Waktu : Ahad, 30 Mei 2010
Jam : 08.30 s/d Dhuhur
Tempat : Masjid Ma’had Nashirussunnah
Jl. Ibu Tien Suharto Km. 3 Indramayu - Jawa Barat
Informasi : Ust. Nasrul ‘Ulum Lc ( 0812 145 0071 ) Fuad ( 0811 202 353 ) Abdul Ghoni ( 0852 2416 2233 ) Abu Abdillah Taufiq ( 0811 241 0 412 )
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
16 May
cara : Tausiyah dan Tanya Jawab
Tema : Keutamaan dan Macam-macam Amaliyah Sunnah
Pembicara : Ustadz Tata Abdul Ghoni
14 May
Acara : Tausiyah dan Tanya Jawab
Pembicara : Ustadz Muhammad Thoharo,Lc
Jadwal : Selasa, Jam 20.00 WIB
Tanggal : 24 Mei 2009
Ibnu Taimiyah berkata setelah penjelasan yang panjang, Orang yang mengatakan, “Barang siapa tidak meyakini Alloh di atas langit adalah sesat”, jika yang dimaksudkan adalah “barang siapa yang tidak meyakini Alloh itu di dalam lingkup langit sehingga Alloh terbatasi dan diliputi langit” maka perkataannya itu keliru. Sedangkan jika yang dimaksudkan dengan ucapan itu adalah “barang siapa yang tidak meyakini apa yang tercantum di dalam Kitab dan Sunnah serta telah disepakati oleh generasi awal umat ini dan para ulamanya -yaitu Alloh berada di atas langit bersemayam di atas ‘arsy-Nya, terpisah dari makhluk-Nya- maka dia benar. Siapa saja yang tidak meyakininya berarti mendustakan Rosul shollallohu ‘alaihi wa sallam dan mengikuti selain orang-orang yang beriman. Bahkan sesungguhnya dia telah menolak dan meniadakan Tuhannya; sehingga pada hakikatnya tidak memiliki Tuhan yang disembah, tidak ada Tuhan yang dimintainya, tidak ada Tuhan yang ditujunya.”…
Komentar Terbaru